Pengalaman Trading Saham Melalui BNI Sekuritas

Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang ada di negara-negara berkembang hingga negara maju. Saham juga banyak direkomendasikan oleh para praktisi finansial untuk menjaga harta yang dimiliki dari gerusan inflasi. Hampir satu tahun ini saya secara serius belajar tentang trading saham dan dinamikanya. Nah, berikut ini adalah pengalaman saya tentang hal tersebut.

Persyaratan Untuk Trading Saham

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelum kita benar-benar melakukan jual-beli saham. Syarat tersebut adalah (1) memiliki KTP elektronik, (2) memiliki rekening bank dan mobile/internet banking, (3) memiliki modal setidaknya 5 juta rupiah, (3) sebaiknya memiliki laptop/HP yang mumpuni lengkap dengan kuota.

nabung trading saham

Syarat pertama adalah E-KTP, tentu hal ini jadi syarat mutlak supaya sebuah sekuritas mengetahui identitas nasabahnya. Jika belum memiliki KTP elektronik berarti belum boleh deh! Jika sudah punya KTP, selanjutnya adalah rekening bank. Saya menyarankan untuk menggunakan bank yang level nasional seperti BRI, Mandiri, BNI, atau BCA. Karena bank-bank ini sudah memiliki anak usaha berupa sekuritas. Contohnya BNI memiliki anak usaha yaitu BNI Sekuritas.

Ketika membuka rekening bank, pastikan juga anda mendapatkan layanan mobile banking atau internet banking yang nantinya sangat membantu saat Trading. Dengan memiliki mobile/internet banking, maka dapat dengan mudah dilakukan penambahan modal atau penarikan modal dari Rekening Dana Investor.

trading saham

Untuk dapat bertransaksi optimal di Bursa Efek Indonesia, setidaknya harus memiliki modal 5 juta rupiah. Modal ini digunakan untuk membeli lembar saham yang nilainya bervariasi. Saham yang dapat dipilih bisa dilihat list-nya di halaman https://idx.co.id. Termasuk di dalamnya adalah saham-saham perusahaan BUMN.

Perlu diketahui Untuk Pemula

Saham adalah instrumen investasi beresiko tinggi. Hal tersebut memiliki makna bahwa tidak hanya bisa untung besar, rugi besar pun bisa dialami. Oleh sebab itu, khususnya bagi para pemula harus sering belajar dan bermain diangka yang resikonya dapat ditolelir. Jangan memulai dunia saham dari modal hutang, karena dapat memburamkan pikiran jernih ketika trading.

Sebaiknya para pemula tergabung dalam grup tertentu yang membahas trading saham. Hal ini berguna untuk mengantisipasi berbagai isu yang melanda bursa. Karena saham sangat volatil (fluktuatif) atau “mudah baper” karena isu-isu tertentu yang berkembang. Sedikit isu negatif saja, sudah membuat investor menjual lembar sahamnya demi menyelamatkan dana.

Membuka Rekening Dana Investor

Untuk dapat memiliki Rekening Dana Investor (RDI), kita harus mendatangi kantor sekuritas terdekat atau melalui pembukaan rekening online yang disediakan sekuritas. Sekuritas dalam hal ini bertindak sebagai broker, yang membantu transaksi saham. Sehingga nantinya, sebagian profit anda akan dipotong sedikit untuk jasa mereka. Banyak sekuritas yang bisa kita datangi, namun hingga kini, saya masih menggunakan BNI Sekuritas.

Informasi terkait cara pendaftaran di BNI Sekuritas dapat langsung dilihat di https://www.bnisekuritas.co.id/. Jika seluruh kelengkapan pendaftaran terpenuhi, maka dalam jangka waktu tertentu anda sudah memiliki RDI dan dapat secara bebas melakukan trading menggunakan ESmart atau BIONS. Kedua platform tersebut dapat digunakan di smartphone atau pun laptop. Jika tertarik, jangan ragu untuk memulai!

About Yan Surachman 440 Articles
Namaku Yan Surachman. Bagiku hal paling menyenangkan adalah ketika bisa saling berbagi dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Jangan lupa LESTARIKAN HUTAN di Indonesia.

2 Komentar

Komentar ditutup.