Pelarangan Terbaru Konten Berbau Dewasa Pada Blog Oleh Google

Hari ini saya terheran dengan dengan sebuah tanda peringatan pada blog yang saya kelola. Peringatan tersebut berasal dari Google. Isi dari peringatan tersebut adalah menjelaskan bahwa salah satu konten blog saya berbau dewasa. Looh, bagaimana bisa?? padahal blog saya adalah tentang pijat refleksi dan ramuan herbal??

Beberapa waktu lalu, Google mengumumkan bahwa akan menutup seluruh blog yang bermuatan konten dewasa terkecuali untuk kepentingan pendidikan dan kesehatan. namun beberapa hari kemudian, Google mencabut larangan mereka sendiri tanpa alasan. Beberapa media massa menyebutkan bahwa Google mendapatkan tekanan dari pihak penggiat kebebasan berekspresi.

Nah, saat ini nampaknya Google memberikan kebijakan lain yaitu pelarangan menampilkan “konten dewasa” dengan pemberian sangsi tertentu. Seperti yang saya alami sebagai publisher adsense, Google memperingatkan saya bahwa konten yang saya miliki mengandung konten dewasa dengan menunjuk sebuah halaman yang membahas pijat refleksi. Setelah saya baca baik-baik, ternyata ditegaskan bahwa Google memiliki kebijakan:


Google ads may not be placed on adult or mature content. This includes pages which contain:

  • tips or advice regarding sexual performance
  • some treatments of sexual health issues
  • some sexual health advice related to pregnancy, childbirth, or family planning
  • discussions about sexually transmitted diseases

Dari peringatan yang saya dapatkan, saya menyimpulkan kini Google tidak lagi memberikan pengecualian untuk konten kesehatan maupun konten pendidikan jika terdapat kata-kata yang dianggap dewasa oleh mesin Google.
Nah, bagi blogger sekalian yang ingin membahas tentang kesehatan ataupun konten pendidikan yang menyangkut “kata-kata dewasa” sebaiknya diurungkan saja. Atau dengan menggunakan trik menghindari banned parsial Google. Semoga bermanfaat.

About Yan Surachman 440 Articles
Namaku Yan Surachman. Bagiku hal paling menyenangkan adalah ketika bisa saling berbagi dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Jangan lupa LESTARIKAN HUTAN di Indonesia.