Nanas, Buah Kesukaan Orang Kaya Russia

Di Rusia, nanas merupakan buah eksotis yang tergolong cukup mahal. Nanas tak hanya dimakan sebagai buah, tapi juga dijadikan santapan dengan berbagai variasi, mulai dari salad hingga pelengkap hidangan daging-dagingan.

Ananas, sebagaimana nanas disebut dalam bahasa Rusia, dianggap sebagai buah eksotis oleh orang Rusia. Buah tropis ini terdapat di beberapa salad Rusia. Nama asli buah ini berasal dari kata Tupi nanas, yang berarti buah yang lezat dan memiliki rumbai. Nama nanas dalam bahasa Inggris, pineapple, disematkan sejak abad ke-17 karena bentuk buah ini mirip dengan kerucut pinus.

Pada abad ke-18, ahli botani Rusia menciptakan nanas jenis khusus yang dapat tumbuh di kondisi dingin dan memiliki bentuk bulat yang sangat unik. Pada awal abad ke-20, hanya orang kaya yang bisa menikmati nanas. Hal ini tecermin dalam pernyataan pada karya sastra revolusioner Rusia, salah satunya pujangga Rusia Vladimir Mayakovsky yang menulis,

“Eat pineapples, chew grouse, 
This is your last day, bourgeois” 
(“Makan nanas, kunyah belibis, Ini hari terakhirmu, kaum borjuis”)

Pada 2013, buah ini tersedia di Rusia sepanjang tahun berkat impor dari Kosta Rika, Pantai Gading, dan Ekuador. Buah ini masih tergolong mahal bagi orang kebanyakan. Untuk membeli satu butir nanas, Anda harus merogoh kocek sebesar 100 rubel (sekitar Rp 30.000).

Jika nanas segar sedikit mahal, nanas kalengan banyak tersedia di toko dan semua orang sanggup membelinya. Kegemaran orang Rusia akan buah eksotis ini telah memancing kreativitas baru dalam resep makanan Rusia. Banyak salad yang menggunakan nanas kalengan dan sebagian orang membuat hidangan daging-dagingan dilengkapi nanas. (Dikutip dari RBTH Indonesia)

About Yan Surachman 440 Articles
Namaku Yan Surachman. Bagiku hal paling menyenangkan adalah ketika bisa saling berbagi dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Jangan lupa LESTARIKAN HUTAN di Indonesia.