Misil Balistik Antar Benua

Teknologi persenjataan perang terus diperbarui oleh sejumlah negara, walaupun kondisi dunia relatif aman. Sejumlah negara adidaya yaitu Amerika Serikat dan Russia sudah mengembangkan teknologi ini jauh-jauh hari. Namun siapa yang menyangka bahwa kini empunya misil antar benua bukan hanya negara adidaya.

Misil antar benua sangat ditakuti karena jangkauan serang yang jauh dengan daya rusak yang besar. Dengan misil ini, negara yang berjauhan letaknya pun bisa saling serang karena daya jangkau misil ini ribuan kilometer. Berikut ini misil antar benua yang ada hingga sekarang.

1. LGM-30G Minuteman III – Amerika Serikat
Misil Minuteman III merupakan misil antar benua dengan daya jangkau terjauh hingga saat ini. Amerika sudah mengembangkan teknologi ini sejak tahun 1970. Daya jangkau LGM Minuteman III adalah 13.000 km.

2. Topol (SS-25 Sickle) – Russia
Topol merupakan misil paling berbahaya karena didedikasikan membawa nuklir. Misil ini membuat kerusakan parah pada sasaran dan tidak memungkinkan adanya kehidupan lagi dalam jangka lama. Topol dikembangkan oleh Russia mulai 1988, bersamaan dengan R-36 (SS-18 Satan). Topol memiliki daya jangkau hingga 11.000 km.

3. R-36 (SS-18) – Russia
Misil ini mirip dengan Topol, namun memiliki ukuran yang lebih besar. Berbeda dengan Topol, R-36 dilincurkan dari sebuah silo based. Daya jangkau dari R-36 diklaim hingga 11.000 km. Beberapa pihak menyatakan R-36 adalah balistik paling berat dan paling berbahaya di dunia.

4. Agni V – India
Misil ini adalah balistik antar benua yang paling baru, dan dikembangkan oleh negara yang bukan memiliki veto di PBB. Agni V masih terus dikembangkan, hingga kini daya jangkau misil baru ini hingga 8.000 km saja.

About Yan Surachman 440 Articles
Namaku Yan Surachman. Bagiku hal paling menyenangkan adalah ketika bisa saling berbagi dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Jangan lupa LESTARIKAN HUTAN di Indonesia.