Selamat Datang Tantangan AFTA (ASEAN Free Trade Area)

Penerapan kesepakatan AFTA (ASEAN Free Trade Area) segera dilakukan. Sebagai konsekuensi yang logis adalah produk-produk negara tetangga (kawasan ASEAN) akan mudah keluar masuk di pasar lokal. Kompetisi pasar akan semakin meningkat, kualitas akan benar-benar menjadi acuan yang realistis untuk memenangkan persaingan.

Negara di kawasan ASEAN sebenarnya sudah lama untuk berandai-andai untuk mewujudkan kemandirian ekonomi di Asia Tenggara. Namun, butuh waktu bertahun-tahun untuk mewujudkan hal tersebut. Cikal bakal AFTA sebenarnya sudah digagas tahun 2000-an, dan baru menemui langkah nyata pelaksanaan pada 2015.

AFTA merupakan tonggak baru perdagangan di ASEAN yang dapat berdampak negatif apabila negara anggotanya tidak memiliki kesiapan, karena pasti menjadi daerah sasaran produk-produk negara lain. Efeknya, daerah tersebut akan menjadi cenderung konsumtif dan tidak bisa mampu bersaing.

Indonesia sebagai negara besar di kawasan ASEAN, merasa memiliki persiapan yang cukup untuk menyongsong AFTA 2015. Namun, sudahkah kita mempertimbangkan kapabilitas kompetitor lain semacam Singapura, Vietnam, dan Thailand? Hanya waktu yang akan membuktikannya.

About Yan Surachman 440 Articles
Namaku Yan Surachman. Bagiku hal paling menyenangkan adalah ketika bisa saling berbagi dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Jangan lupa LESTARIKAN HUTAN di Indonesia.