Pemerintah Daerah Wajib Sosialisasikan Peraturan Daerahnya Pada Daerah Lain

Otonomi daerah memberikan keleluasaan lebih bagi pemerintah daerah untuk mengatur daerahnya sendiri. Dampak realistis yang terjadi adalah bahwa masing masing daerah akan menerapkan peraturan-peraturan yang berbeda. Jika kita amati dengan jeli hal ini akan menimbulkan beberapa masalah, terutama untuk orang yang tidak menetap di suatu daerah.

Sebagai permisalan adalah pemberlakuan syariat islam di Aceh, tentu masyarakat Aceh mengerti betul tentang peraturan yang ditetapkan di daerah mereka, namun bagaimana dengan seorang musafir atau orang bukan asli daerah Aceh yang kebetulan ada kepentingan beberapa saat saja di Aceh? Masih bersyukur jika pendatang tersebut masih memiliki budaya menyerupai Aceh, jika tidak maka akan terjadi kesalahpahaman.

Untuk menghindari hal-hal tersebut, maka wajib bagi pemerintah setempat untuk memberikan sosialisasi peraturan lokal, tidak hanya pada warganya sendiri tetapi juga pada provinsi lain se-Indonesia. Karena betapapun otonomi daerah dilaksanakan, kita masih tetap di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pemerintah daerah juga wajib untuk memperkenalkan multikulturalisme pada rakyatnya, bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki banyak keragaman. Penegasan bahwa peraturan lokal hanyalah salah satu keragaman Indonesia harus benar-benar ditanamkan sejak dini, supaya masyarakat tidak terjebak dalam pertentangan akibat keragaman budaya, ras, suku, dan agama.

Kebijakan otonomi bukan ditujukan untuk membuat pertentangan antar daerah, bukan pula ditujukan untuk adu kuat berbagai budaya di Indonesia. Keragaman bukanlah kompetisi tetapi sesuatu yang harus disyukuri sebagai pemberian Pencipta. Bolehlah kita bangga pada budaya lokal, tetapi jangan sampai merendahkan budaya orang lain bahkan menghinanya. 

Pada keadaan Indonesia kini, komunikasi tetap menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai permasalah yang timbul akibat salah tafsir tentang keragaman budaya. Karena Indonesia dapat merdeka bukan karena perselisihan, melainkan dengan persatuan.

About Yan Surachman 440 Articles
Namaku Yan Surachman. Bagiku hal paling menyenangkan adalah ketika bisa saling berbagi dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Jangan lupa LESTARIKAN HUTAN di Indonesia.