Industri Sel Surya Gagal Berkembang Di Indonesia, Saat Ini

Saya salah satu orang yang sangat menyayangkan bahwa industri sel surya gagal berkembang saat ini. Betapa tidak, Indonesia adalah negara tropis dengan penyinaran matahari penuh per tahun, tidak melirik penggunaan teknologi sel surya.

Sel surya atau solar cell, merupakan alat untuk mengkonversi sinar matahari menjadi listrik. Apabila teknologi ini digunakan, maka ketergantungan listrik yang menggunakan bahan bakar fosil tentu bisa dihilangkan. Intinya, PLTU Batubara akan digusur oleh PLTS. Akhirnya Indonesia memiliki pasokan energi listrik dari PLTA (tenaga air), PLTS (tenaga surya), PLTPB (tenaga panas bumi), dan PLTN (tenaga nuklir).

Tidak hanya itu, angan tentang atap rumah warga yang diganti dengan sel surya, sebenarnya menjanjikan energi lebih banyak, lebih murah, dan lebih tahan lama. Dan inilah dilema yang sangat sering dialami oleh bangsa Indonesia, di saat ada ide untuk kemajuan, maka pasar Indonesia seakan menghindar. Jika hal ini terus terjadi, maka pasar Indonesia hanya akan menjadi pasar modern dengan memperdagangkan teknologi tradisional.

Apabila industri sel surya dapat tumbuh, maka sebagian dari bahan baku pembuatan alat ini diambil dari Indonesia. Berarti harga sel surya di Indonesia akan lebih murah 20%. Di Indonesia konsumsi tenaga listrik dari surya baru hitungan mega watt, kalah jauh dengan Thailand yang sudah giga watt.

About Yan Surachman 440 Articles
Namaku Yan Surachman. Bagiku hal paling menyenangkan adalah ketika bisa saling berbagi dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Jangan lupa LESTARIKAN HUTAN di Indonesia.