Alumni PPG (Pendidikan Profesi Guru) Belum Memiliki Wadah Organisasi

Biarpun pemerintah telah menetapkan guru sebagai profesi, namun jauh panggang dari api. Satu-satunya jalur resmi untuk mendapatkan profesi guru prajabatan adalah melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG), namun hingga sekarang belum ada organisasi atau asosiasi yang mewadahi guru profesional ini.

Organisasi guru seperti PGRI belum sepenuhnya memahami perbedaan pengajar dengan guru profesional, sehingga wadah PGRI hanya mengusung kepentingan umum pengajar saja, termasuk honorer, bukan khusus guru profesional.

Pengukuhan guru sebagai profesi berdampak pada kesejahteraan guru yang bersangkutan. Guru yang profesional berarti guru yang tersertifikasi dan memiliki sertifikat pendidik, guru yang demikian berhak atas tunjangan profesi. Namun, terjadi kesenjangan antara guru PNS profesional, guru PNS belum tersertifikasi, dan guru honorer. Tentu masalahnya adalah tunjangan profesi, yang membuat rasa iri antar guru.

Masalah-masalah yang demikian tidak terwadahi dalam PGRI, karena suara PGRI sendiri tentu pecah akibat saling iri antar anggota. Terlebih lagi calon guru profesional yang tersertifikasi melalui PPG, tentu akan menjadi kelompok baru dengan kepentingan berbeda.

Hampir sama dengan honorer, alumni PPG memiliki hak atas partisipasi dalam dunia pendidikan di Indonesia. Namun, honorer masih beruntung karena sudah memiliki wadah organisasi. Alumni PPG harusnya memiliki wadah besar untuk menyalurkan aspirasinya, karena jumlah alumni PPG adalah ribuan dan tersebar diseluruh Indonesia.

Sampai saat ini, alumni PPG belum memiliki komunikasi yang baik dengan Kemdikbud ataupun pihak lain, karena cara yang digunakan masih tradisional yaitu berkirim kabar dari mulut ke mulut. Tentu hal ini berkebalikan dengan tingkat pendidikan mereka yang tinggi, dimana seharusnya lebih pandai berorganisasi dan lebih kritis terhadap pendidikan di Indonesia.

About Yan Surachman 440 Articles
Namaku Yan Surachman. Bagiku hal paling menyenangkan adalah ketika bisa saling berbagi dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Jangan lupa LESTARIKAN HUTAN di Indonesia.