Alumni PPG Pasca SM3T Belum Difasilitasi Untuk Mengabdikan Diri Sebagai Guru

Sudah beberapa bulan setelah lulus, kini alumni PPG pasca SM3T seakan kehilangan arah untuk menjadi guru. Sebagian dari lulusan yang bersertifikat guru profesional ini berganti halauan untuk mencari pekerjaan-pekerjaan lain. Sedangkan sebagian yang lain mengabdi pada sekolah swasta di daerah pinggiran.
Beberapa diantara yang berpindah halauan berpendapat bahwa mereka merasa galau, tidak jelas, melamar ke sekolah-sekolah pun mereka rasa kian sulit. Bukan hanya sulit dalam hal masuk ke sekolah, tetapi juga berkaitan dengan kesejahteraan dan prospek ke depannya. Sertifikat yang didapatkan setelah mengabdi bukanlah sertifikat yang aktif, pemilik sertifikat baru dikatakan aktif setelah mendapatkan NUPTK serta NRG, yang untuk mendapatkannya butuh waktu 4 tahun berdasarkan aturan sekarang.

Sebagian lain yang sudah mengajar di sekolah juga berpendpat senada, meskipun dinyatakan dengan kalimat lain. Mereka berpendapat bahwa harus banyak-banyak bersyukur, mereka juga tidak mampu berkata banyak terkait kesejahteraan alumni PPG karena sama saja dengan honorer umum.

Pihak Kemdikbud juga sudah mengeluarkan pernyataan bahwa selepas PPG, alumni memang harus mencari lapangan kerja sendiri, kementrian juga berupaya untuk memprioritaskan guru-guru yang bersertifikat pendidik ini. Saat kunjungan program SM3T, Muhammad Nuh juga memberikan pernyataan bahwa alumni yang bersedia kembali ke tempat tugas di daerah pelosok akan diberi rekomendasi dari Kemdikbud.

Namun dilema bagi alumni PPG masih tetap terasa, karena semangat mereka untuk mengajar dan menjadi seorang guru masih menemui banyak kendala. Terutama saat momen pergantian kepemimpinan seperti saat ini. Kelanjutan Program Profesi Guru ini pun masih belum jelas untuk pemerintahan selanjutnya. Akhirnya, semoga alumni PPG mendapatkan jalan untuk menjadi guru dengan ketentuan yang jelas, serta jaminan dari pemerintah.

About Yan Surachman 440 Articles
Namaku Yan Surachman. Bagiku hal paling menyenangkan adalah ketika bisa saling berbagi dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Jangan lupa LESTARIKAN HUTAN di Indonesia.