Saat Russia Mengembangkan Iskander Tactical Ballistic Missile System, Rakyat Indonesia Masih Gemar Nonton Sinetron

Setiap negara memiliki pandangan yang berbeda tentang kehidupan, ada yang berpendapat bahwa hidup ini harus dinikmati, adapula yang berpendapat bahwa adanya kita sekarang adalah untuk menentukan masa depan. Perbedaan-perbedaan ini membuat langkah strategis yang dilakukan berbagai negara tidak selalu sama.

Sebagai contoh nyata dari teori di atas adalah perbedaan kegiatan antara Russia dengan Indonesia. Sekarang di Russia, masyarakat sedang bahu membahu melakukan pengembangan sistem misil Iskander, namun di Indonesia masyarakat masih lebih suka menonton sinetron daripada mengembangkan hal-hal berbau teknologi.

Sekilas tentang Iskander Missile System, bahwa sistem misil ini banyak diminati oleh negara-negara yang sedang memperkuat ketahanan negaranya. Iskander adalah paket kendaraan peluncur beserta misilnya, yang memiliki daya jangkau hingga 400 km.

Bukan maksud dari penulis untuk mengolok kebiasaan masyarakat Indonesia, tapi hendaklah masyarakat berpartisipasi untuk mengembangkan teknologi nasional. Jangan sampai saat kita sedang menonton sinetron, kejatuhan misil dan hangus dalam ledakan.

Akhirnya, penulis berharap supaya kemajuan teknologi Indonesia menjadi tanggung jawab bersama sebagaimana kita menjaga persatuan dan kesatuan. Kemajuan teknologi yang berbasis kerakyatan akan lebih banyak menyumbangkan ide daripada hanya  bergantung pada beberapa orang yang dianggap mumpuni.

About Yan Surachman 440 Articles
Namaku Yan Surachman. Bagiku hal paling menyenangkan adalah ketika bisa saling berbagi dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Jangan lupa LESTARIKAN HUTAN di Indonesia.