Pentingnya Pemahaman Akan “Mengapa Dan Untuk Apa Kita Belajar?” Bagi Diri Siswa

Profesi Guru bukanlah profesi asal terlihat berwibawa dan disegani siswa, kemudian memproklamirkan diri menjadi seseorang yang paling pandai di kelas. Sebaliknya, guru harus bisa memahami dunia siswa, untuk menanamkan “petunjuk” penting pada diri siswa. “Petunjuk” tersebut adalah pimicu karakter yang diharapkan dikuasai siswa.

Salah satu “petunjuk” itu adalah “mengapa dan untuk apa kita belajar?”. Hal ini sangat penting bagi pembentukan karakter RASA INGIN TAHU dalam diri siswa. Pemahaman “mengapa dan untuk apa kita belajar?” dapat memunculkan motivasi diri siswa.

Guru harus benar-benar profesional dan memahami “Karakter” dalam kehidupan. Karena proses pembelajaran tidak akan pernah lepas dari transfer dari guru kepada siswa. Sekalipun cara pembelajaran telah menempatkan guru sebagai fasilitator, namun pembentukan KARAKTER bukanlah bahan yang bisa difasilitatori. Guru yang memiliki karakter tersebutlah yang bisa dengan baik mengajarkan karakter itu. Misalnya, guru yang korupsi tidak mungkin mengajarkan muridnya sikap anti-korupsi, terkecuali guru tersebut sudah bertaubat.

Siswa yang tidak bisa menjawab sendiri mengapa dan untuk apa dia belajar, akan cenderung kehilangan motivasi dan gagal membentuk karakter “keingin-tahuan”. Jika demikian, maka siswa akan mencari jawaban umum dari masyarakat.

Sebagai contoh adalah opini umum ialah “kita belajar supaya pintar”, jika hal ini ditanamkan pada siswa, maka siswa akan belajar supaya mendapat predikat “pintar”. Namun, siswa tidak akan memiliki motivasi setelah mendapatkan predikat “pintar”. Nah, disini terlihat bahwa menjadi guru bukanlah pekerjaan mudah dan sembarangan.Semoga guru di Indonesia benar profesional dan berkarakter.

About Yan Surachman 440 Articles
Namaku Yan Surachman. Bagiku hal paling menyenangkan adalah ketika bisa saling berbagi dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Jangan lupa LESTARIKAN HUTAN di Indonesia.